Kopi Kintamaninya Pahit

Ini samasekali gak terpikirkan dalam hidup gue. Kenapa akhir - akhir ini seperti gaada semangat, gairah, ataupun passion dalam ngejalanin kehidupan di kampus. Apa gue terlalu menolak apa yang dunia luar tawarkan dengan sistem pertahanan yang biasanya "senyum sambil menggeleng" "oh sori kayanya gue ga bisa" atau berbagai bentuk - bentuk  penolakan lainnya?

Semalem, sahabat gue di kampus ngajak ke cafe untuk ngobrol dan share - share tentang kehidupan. Banyak yang gue pelajari dari dia.

Usia gue hampir menginjak 20 dan dalam hal apapun, passion ataupun skill yang gue miliki belum mendekati kata pro. Ini membuat gue kadang berpikir bahwa sebenernya yang gue cari dalam hidup yang bakalan panjang kedepan ini apaan?

Sahabat gue ini, yang baru kenal saat semester satu, di sebuah acara talkshow dan konseling dari kakak tingkat, rasanya memiliki start yang sama dengan gue saat pertama kali menginjakkan kaki di kampus, sampe kita bertemu dan ketawa bareng saat sesi game dimulai. Tapi, dua semester berlalu, dia menjadi pribadi yang lain. Pribadi yang berkembang karena menerima stimulus dari lingkungan luar dan bereaksi dengan baik.

Dia aktif di berbagai macam organisasi kampus di fakultasnya. Gaada acara yang dia gak tau. Setidaknya, kulit - kulitnya dikit mesti dia kenal. Nah, dengan start yang sama waktu yang sama, mengapa perubahan bisa begitu berbeda?

Satu pesan yang gue suka dan menjadi reminder bagi diri gue sendiri, ialah tentang konsep self conscius. Bahwa lo gak harus menjadi apa yang orang lain inginkan berdasarkan "katanya". Gak wajib mendengarkan apa yang orang lain hakimkan pada diri lo ini. Dan terakhir, gue disarankan untuk selalu menerima stimulus dari luar dengan baik. Apapun itu. Jangan dipikir tapi dijalani.

Finally thanks buat sahabat gue yang satu itu, dan kira - kira kapan lagi kita bisa diskusi self improve setelah melihat perubahan gue mulai dari sekarang?

Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

www.babibercerita.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Dipo Alam Darmawan Creative Inc.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.